Thursday, July 9, 2015

CONTOURING VS STROBING + TUTORIAL

Helloooo :)

Jumpa lagi sama saya ^.^ Kali ini saya mau share soal trend makeup yang lagi hangat dibicarakan dan dicoba oleh banyak wanita. Kenapa ini bisa jadi trend? Hal itu karena salah seorang artis Instagram Kim Kardashian, trend Strobing ini menjadi booming dan sedikit menggeser counturing. Saya juga mau coba, tapi kira-kira cocok gak ya sama wajah saya? Trus apakah trend ini akan mengalahkan teknik counturing yang sudah melekat pada makeup? Saya akan berikan jawaban pribadi saya di akhir nanti ^_^ 

Oke, ga berlama yuk kita bahas, apa sih 'Storbing' itu? 

Menurut kamusnya, Strobing itu berasal dari kata strobe light yang berarti lampu sorot. Istilah ini sebenarnya digunakan pada permainan lighting di dunia fotografi yang memerlukan pencahayaan khusus. 

Lalu apa itu Strobing makeup? Strobing makeup adalah pemberian lebih banyak lighting pada area di wajah yang terkena cahaya seperti tulang pipi, pelipis, tulang alis, cupid bow, dagu, batang hidung dan dahi. 

Bagaimana mengaplikasikannya? 
Hampir sama seperti kita menggunakan contouring tapi ini lebih mudah karena kita tidak perlu membuat pola contouring seperti yang biasa kita lakukan. Teknik strobing ini hanya membutuhkan higthter dan kuas aplikasinya. Ingat ya, tanpa warna coklat/gelap. Hanya sisi terangnya aja.

Baiklah, mari kita mulai!





Yang dibutuhkan :
- Wajah bersih tanpa noda ( ini wajib ya)
- Foundation ringan + concealer 
- Kuas makeup 
- Bedak tabur
- Highter
- Blush on

Step 1 :
Siapkan wajah bersih tanpa noda, lalu gunakan foundation ringan dan concealer, lalu bedak tabur.


Wajah yang siap di beri cahaya

Step 2 :
Mulailah dengan bagian-bagian yang sudah disebutkan diatas yaitu tulang alis, cupid bow, dagu, dahi, tulang hidung , dan tulang pipi. Gunakan kuas yang sesuai areanya.


Step 3 :
Sapukan blush on warna cerah di bawah tulang pipi.
 

 


RESULT?
 


Hasilnya tidak begitu nampak dengan cahaya normal :D

 
 
Ketika saya foto dengan menggunakan flash kamera, hasil dari penimpaan cahaya itu baru bisa terlihat. Memang wajah jadi lebih fresh tapi pipi saya jadi lebar n chubby :P saya lebih suka contouring tapi, contouring dengan lebih banyak strobing hehehehe... 
Seperti ini ^_^

Pada foto ini saya tetap menggunakan contouring pada tulang pipi dan hidung tetapi lebih banyak strobing pada pelipis, dahi, cupid bow, bawah mata, tulang hidung dan dagu ^_^

Bagaimana hasilnya? Lebih suka yang mana?

Nah, jawaban saya sudah jelas ya... Saya tetap cinta contouring hehehehe... tapi saya juga mau menambahkan strobing di wajah saya supaya terlihat lebih fresh.. (maap plinplan) wkwkwkwk...

Sekian sharing saya, yang manapun yang dipilih semuanya punya plus dan minusnya. Mungkin contouring sulit bagi pemula dan strobing mudah untuk di ikuti. Tapi perlu diingat, strobing tidak bisa menutup pipi chubby, hidung lebar, dan ketidaksempurnaan di wajah lainnya serta membutuhkan kulit wajah yang sehat, kenyal tanpa noda. Jadi kalau tetap mau pakai teknik ini kamu harus lebih rajin merawat wajahmu ^_^

xoxo,



 


2 comments:

  1. aku suka semua cee apalagi klo senyumm,manisss ;*

    ReplyDelete
    Replies
    1. aiiihhh ayu merayu hihihihihihi btw thx yu.. ^^

      Delete

Hai! :) Terima Kasih sudah mampir ke blog ini , semoga blog ini memberikan manfaat bagi semuanya.. Silakan tinggalkan komentarmu atau pendapatmu ya.. ^_^